Hillary Clinton, Tokoh Inspirasional Bagi Perempuan Seluruh Dunia



Tgl Event : 10 September 2016

Hillary merupakan calon presiden perempuan pertama yang mendapat suara mayoritas dari partai terbesar Amerika. Ia mengalahkan saingannya, Bernie Sanders.


Hillary Diane Rodent Clinton ; lahir di Chicago, Illinois, 26 Oktober 1947; umur 68 tahun dengan nama Hillary Diane Rodham) adalah senator junior Amerika Serikat dari negara bagian New York, suatu jabatan yang dimulai pada 3 Januari 2001. Ia menikah dengan Bill Clinton, Presiden Amerika Serikat ke-42 dan Ibu Negara Amerika Serikat selama dua masa jabatan (1993 - 2001). Sebelumnya, ia adalah seorang pengacara.

Hillary Rodent dilahirkan di Chicago, Illinois, dan dibesarkan dalam sebuah keluarga Methodist di Park Ridge, Illinois. Ayahnya, Hugh Ellsworth Rodham, seorang konservatif, adalah seorang eksekutif dalam industri tekstil, dan ibunya, Dorothy Emma Howell Rodent, seorang ibu rumah tangga. Hillary mempunyai dua orang saudara lelaki, Hugh dan Tony. Mantan duta besar AS untuk Britania Raya, Philip Lader, merujuk kepada minatnya yang mendalam kepada nenek moyangnya dari Wales.

Hillary Diane Rodham Clinton resmi menjadi kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat setelah berhasil mengunci jumlah delegasi yang dibutuhkan, yaitu 2.383 suara, pada Selasa, 7 Juni. Hillary akan bersaing dengan Donald Trump dari Partai Republik dalam pemilihan presiden pada Selasa, 8 November 2016.

Berikut 5 hal yang perlu Anda ketahui tentang Hillary:

  1. Pertama dalam 240 tahun

Hillary merupakan calon presiden perempuan pertama yang mendapat suara mayoritas dari partai terbesar Amerika. Ia mengalahkan saingannya, Bernie Sanders.

  1. Memiliki biografi populer

Pada 2003, Hillary pernah menerbitkan buku memoar yang berjudul “Living History” yang disambut baik oleh masyarakat Amerika Serikat. Pada rilis perdananya, buku ini langsung ludes terjual 200 ribu eksemplar.  Buku ini menceritakan kisah perjalanan hidup Hillary sejak kecil hingga menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia perpolitikan Amerika.

  1. Karir politik

Nama Hillary memulai karir politiknya, ketika sang suami Bill Clinton terpilih menjadi Gubernur Arkansas pada tahun 1982. Dari situ publik mulai memperhatikan Hillary Rodham Clinton sebagai Lady of Arkansas. Ketika Bill akhirnya terpilih sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam tahun 1993, publik mulai mengenalnya sebagai Ibu Negara. Hillary merupakan Ibu Negara AS pertama yang memiliki gelar pasca sarjana dan telah memiliki karir pribadi. Bahkan, ketika menjadi Ibu Negara, Hillary diduga memainkan peranan penting di pemerintahan, karena beberapa orang pilihan di dalam lingkaran dalam Gedung Putih atas restunya. Sehingga dia pernah dikritik atas hal tersebut.

Karirnya terus menanjak hingga akhirnya ia berhadapan dengan Barack Obama pada pemilu 2008. Secara aklamasi, Hillary menyerahkan posisi kandidat presiden pada rekan senatnya ini, yang memang pada akhirnya memperoleh kemenangan. Sebagai gantinya, Obama menunjuk Hillary sebagai Menteri Luar Negeri.

Hillary mengatakan, sebagai nahkoda Departemen Luar Negeri AS, keamanan lebih dari 60 ribu orang yang menyebar di 275 pos di seluruh dunia merupakan tanggung jawabnya. Selain itu, ia juga menggunakan akun surat elektronik pribadinya selama menjabat sebagai Menlu.. Tindakan ini sangat disorot karena dianggap rentan bahaya. Fakta ini kemudian dikaitkan juga dengan serangan di Libya. Terhadap tudingan ini, Hillary membenarkan kalau ia menggunakan akun surel pribadi dengan alasan “kemudahan.”

  1. Pengumuman lewat surel

Berita kalau Hillary akan maju dalam bursa kandidat presiden Amerika Serikat tersebar melalui surel John Podesta, rekan lama Hillary, merupakan tokoh yang bertanggung jawab menyampaikan informasi ini. Setelah itu, video pernyataan diunggah lewat YouTube dan sebuah halaman Facebook baru.  Setelah mengumumkan pencalonan diri, Hillary mengundurkan diri dari jajaran direksi Bill, Hillary, and Chelsea Clinton Foundation.  Program yang diajukan Hillary adalah membuat biaya pendidikan lebih murah. Dengan demikian pinjaman untuk pendidikan tinggi akan lebih rendah, dan tak lagi menjadi halangan bagi kaum muda yang ingin memperoleh pengetahuan.

0 Komentar


© Copyright 2016 Women for The World. All Rights Reserved.